mig33 aceh
Login

Lupa password?

December 2016
SunMonTueWedThuFriSat
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Calendar Calendar

mig33aceh chatbox

ShoutMix chat widget
Histats

Waspadai Fitur Ponsel Cina

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Waspadai Fitur Ponsel Cina

Post by z-4 on Fri Nov 20, 2009 7:16 pm

Ponsel-ponsel
bermerek baru sebenarnya bisa menjadi alternatif pilihan dari
ponsel-ponsel merek mapan. Sebab harganya lebih terjangkau, tetapi
fitur-fiturnya menarik, seperti dual-mode atau dual slot (GSM-GSM,
GSM-CDMA) dan TV tuner internal.

Apa pun namanya, ponsel merek lokal ataupun merek Cina ini sebenarnya
dipasok dari Cina, dan mungkin saja pabrik yang sama. Jadi tak heran
jika sebagian besar bentuk, menu dan fiturnya mirip. Agar lebih mudah,
ponsel-ponsel buatan negeri Panda ini kita sebut saja sebagai ponsel
alternatif.

Harus Lebih Selektif

Saat ini minimal ada 30-an merek ponsel alternatif yang beredar di
seluruh Nusantara. Jika satu merek mengeluarkan 10 tipe ponsel, berarti
ada sekitar 300-an pilihan ponsel alternatif di pasar. Akibatnya, Anda
akan pusing saat memilih ponsel bermoda dual-mode atau ber-TV.

Konsumen tentu saja yang akan memilih ponsel dengan fitur melimpah
tetapi berharga murah. Memang begitulah penawaran ponsel alternatif
ini: fitur melimpah dan menarik, harga relatif murah.

Sayangnya, memilih ponsel alternatif tidaklah semudah dugaan.
Situasinya jauh berbeda dengan ponsel merek ternama; kita tinggal lihat
iklan, lalu tunjuk yang disukai. Saat memilih ponsel alternatif yang
majoritas buatan Cina, kita harus sedikit berhati-hati. Mengapa?

Demi mempertahankan eksistensi pasar ataupun mendongkrak angka
penjualan, ponsel-ponsel alternatif ini adakalanya mengambil jalan
‘alternatif’. Maksudnya, fitur-fitur ponselnya dipromosikan tidak
sesuai kenyataan. Contoh, pada casing atau pada brosur tertulis kamera
sebesar 2 megapixel (MP), yang sebenarnya hanya mendukung resolusi
maksimal 1,3MP.

Perhatikan Ini

Selain itu masih banyak kejanggalan pada ponsel-ponsel alternatif. Berikut hasil penelitian Sinyal:

- Kamera bohongan. Pada badan ponsel terdapat lubang untuk kamera, tetapi ini cuma pemanis saja, karena kameranya tidak ada.

- Resolusi kamera. Pada casing tertera 2MP, padahal aslinya hanya 0,3MP (VGA).

- Tombol akses pada badan samping ponsel hanya hiasan. Contoh, ada
tombol untuk kamera tetapi tidak berfungsi. Tombol itu hanyalah
asesoris karena bentuk casing-nya yang sudah permanen.

- Model casing mirip ponsel merek terkenal.

- Tidak Dual On. Artinya hanya satu kartu yang aktif, padahal pada brosur ditulis dual-on (kedua kartu aktif).

- Aplikasi Java harus khusus. Ada ponsel alternatif yang telah
mendukung teknologi Java tetapi tidak semua aplikasi Java yang beredar
dapat di-install.

- Kapasitas batere tidak sesuai brosur.

- Batere tidak bisa di-charge (diisi ulang).

- Service centre digabung dengan toko. Ada kemungkinan merek ponsel
seperti ini sifatnya ‘hit and run’ dan tidak mau berinvestasi untuk
layanan purna jual. Jika merek ditutup, pemilik toko tidak akan mau
menanggung kerugiannya..

- Bahan casing kurang bagus, kadang-kadang ada cacat.

Merek Plesetan dan Almarhum

Tidak semua merek ponsel alternatif dapat bertahan di pasar. Bahkan
banyak yang diam-diam sudah menghilang dari pasar. Karena itu
berhati-hatilah memilih merek, pertimbangkan juga kelangsungan hidupnya.

Merek yang beredar di tanah air saat ini antara lain: Altrec, Anycool,
Beyond, D-One, GStar, Haier, Hi-Tech, Huawei, Imo, iMobile, Kanselir,
Kozi, K-Touch, Lotus, Micxon, Mito, My-G, Nexian, Ozon, Startech,
Taxco, Techno, Titan, Vitell, VirtuV, dan ZTE. Daftar lengkapnya dapat
dilihat di www.postel.go.id .

Sedangkan merek yang sudah mulai menghilang dari pasar adalah Hisense, Inco, Konka, Mobile, dan VK.

Selain merek-merek di atas, ponsel black market (BM – masuk tanpa jalur
distributor) dan mereknya merupakan plesetan dari merek-merek terkenal
pun ada, yakni Nckia, Nokla, Motolola, Suny Elicsson, dan Vevtu.

Namun ada juga merek yang belum muncul di pasar walaupun terdaftar di
Ditjen Postel. Merek-merek yang belum hadir ini seperti Al Tone,
Bluedio, Cross, Ivio, Maxtron, M Mobile, nano, Neotel, Vcall, dan
Xtelecom.

Sebaliknya, ada ponsel alternatif yang sebenarnya tidak lolos
sertifikasi tetapi dijual di pasar. Informasi ponsel-ponsel mana saja
yang telah mendapat sertifikasi pemerintah dapat dilihat di http://www.postel.go.id/webupdate/di...ls/Tahun08.htm.

Sumber: Sinyal

z-4
TheLovers

Male
Jumlah posting : 60
Age : 30
Lokasi : Banda Aceh
Job/hobbies : maki orang
Humor : liat cewek sengsara
Registration date : 20.11.09

Lihat profil user http://www.ptkimedan.co.cc

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik